Rayakan HUT ke-13, KHI Luncurkan Program Jelajah Sejarah Indonesia

Press Release

RAYAKAN HUT KE-13 TAHUN, ‘KHI’ LUNCURKAN PROGRAM JELAJAH SEJARAH INDONESIA

JAKARTA – Bagi sebagian besar masyarakat kita, sejarah masih sebatas barang langka, berdebu dan usang. Di kalangan pelajar, sejarah merupakan pelajaran yang paling membosankan, bikin ngantuk dan memiliki masa depan suram. Tak ayal, sejarah menjadi pilihan paling akhir dari sekian banyak jurusan di banyak universitas. Kenyataan pahit itulah yang melandasi berdirinya Komunitas Historia Indonesia (KHI) pada 22 Maret 2003 silam.

Di tangan KHI, sejarah dan budaya ‘disulap’ menjadi ‘barang’ yang bukan hanya unik, tetapi juga menarik dan bermanfaat karena menghasilkan nilai tambah yang mendidik sekaligus menghibur. Dengan meracik unsur-unsur rekreasi edukasi dan hiburan, KHI berhasil mengemas dan men-deliver sejarah dan budaya kepada masyarakat dengan baik. “Meski bahan dasarnya adalah sejarah dari masa lampau, yang lapuk, basi dan berdebu itu, KHI berhasil mengolahnya menjadi gaul-kekinian dan bernilai. Sebut saja program-program unggulan seperti Wisata Malam Kota Tua, Night at The Museum plus Menginap di Museum, Historical Islands Adventure, Chinatown Journey, dan lain sebagainya telah mampu mengerahkan ratusan bahkan ribuan peserta dalam setiap kegiatannya baik dari dalam maupun luar negeri.” ungkap pendiri dan presiden KHI, Asep Kambali. 

Perjuangan dalam menumbuhkan nasionalisme dan patriotisme melalui pemahaman sejarah dan budaya bangsa senantiasa melandasi gerakan KHI hingga saat ini secara fundamental. “Pada 12 Februari 2016 lalu, KHI menandatangani kesepakatan kerjasama dengan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dalam rangka mewujudkan program pemerintah gerakan semangat membela negara. Kami percaya, bahwa generasi muda dan kesadaran sejarah adalah komponen soft power yang akan memperkuat dan mendorong kemajuan bangsa,” tegas Asep.

Dalam rangka syukuran HUT yang ke-13 tahun ini, pada 2 April 2016, KHI akan kembali menyatakan kesanggupannya untuk terus berkontribusi dalam membangun bangsa melalui pemahaman sejarah dan budaya sebagai salah satu komponen soft power pertahanan nasional. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka KHI meluncurkanprogram ‘Jelajah Sejarah Indonesia’ yang diberi nama ‘Indonesia Heritage Trails’ www.heritagetrails.co.id (IHT). “IHT merupakan terobosan KHI dalam mempopulerkan sejarah dan budaya melalui pariwisata yang saat ini belum dikenal luas oleh masyarakat. Kita mungkin tinggal di Jakarta, tapi tidak pernah menyadari bahwa Jakarta bukan sekedar Monas dan Kota Tua, masih banyak tempat lain yang sarat akan sejarah dan budaya yang belum tereksplor. Karena tak kenal, maka tak akan sayang. Untuk itu KHI hadir memberi warna dan makna bagi pariwisata sejarah dan budaya tersebut.

“Sejarah itu amatlah penting untuk dipelajari dan dilestarikam karena barang siapa yang menguasai sejarah maka ia akan menguasai dunia,” ujar Dr. Rushdy Hoesein, pembina KHI. Senada dengan itu, “sejarah adalah pijakan hidup, pelajaran bagi siapapun bangsa yang ingin maju dan hebat,” tegas Mayor Jenderal TNI Asep Kuswani, yang juga pembina KHI. Kedua pembina tersebut meyakini, bahwa berdirinya KHI dengan segala programnya sangatlah penting dan strategis dalam membangun bangsa.

Acara peringatan dirgahayu KHI ke-13 tahun ini akan dimulai pada pukul 09.00 dan berakhir pada pukul 13.00 wib, dan akan diikuti oleh 150-an peserta yang terdiri dari anggota, masyarakat umum dan media massa. Syukuran ini tidak mungkin terselenggara tanpa disponsori dan didukung penuh oleh Loka Media, Tapestrix, Thamrin City Mall, Kopi Oey, Kampus Update, Seputar Event, Kementerian Pertahanan RI, Paguyuban Asep Dunia (PAD), Dr. Rushdy Hoesein, Yuri Romero, Mayjend TNI Asep Kuswani, Ruly Rahadian, Christian Adi Jaya, Shinta Safira, serta Shinta Shafira. Nah bagi kalian yang tidak ingin kelewat momen bersejarah ini, buruan daftar dan bergabung, karena pesertanya terbatas.***


Comments

You need to login to give a comment