The Founder


ASEP KAMBALI (lahir 16 Juli 1980; umur 33 tahun) adalah Sejarawan Indonesia, aktivis pelestarian sejarah dan budaya, serta pendiri Komunitas Historia Indonesia (KHI). Dengan komunitasnya, ia mengajak kembali generasi muda untuk mencintai bangsa dan negaranya melalui pemahaman & penghargaan terhadap peninggalan sejarah dan budaya Indonesia.

Bagi Asep, sejarah adalah passion. Oleh karenanya, ia rela menghabiskan banyak waktu untuk mengisi dan menghadiri berbagai seminar/talkshow, atau pun membuat dan menyelenggarakan berbagai program/kegiatan yang berkaitan dengan sejarah bersama KHI yang didirikannya sejak 22 Maret 2003 di Jakarta. Sebagai sejarawan, Asep memiliki dedikasi yang tinggi terhadap bidang tersebut. Maka, sangat beralasan jika dia kerap mengecam bangsanya, yang kini telah melupakan dan tak mau lagi menghargai sejarah dan tinggalannya. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarahnya, kenapa bangsa ini tidak pernah besar, karena tidak mau menghargai sejarah,” kata Asep, tegas, bersemangat.

Asep pun khawatir generasi muda Indonesia akan mengalami ‘amnesia’ sejarah. “(Karena) untuk menghancurkan sebuah bangsa tidak perlu membombardir negara tersebut. Cukup hancurkan ingatan (sejarah) generasi mudanya.” Asep sangat mempercayai dan memegang teguh statement-nya tersebut.

Ketertarikannya kepada sejarah dimulai dari dorongan gurunya di SMAN 1 Sukatani Bekasi Jawa Barat yang meyakinkannya bahwa mata pelajaran sejarah akan mempermudahnya masuk di pendidikan tinggi. Walaupun sebenarnya Asep tidak menyukai sejarah, dan justru lebih tertarik kepada Bahasa Inggris, setelah memasuki Pendidikan Sejarah di Universitas Negeri Jakarta, ia menyadari bahwa jurusan tersebut memberi kesempatan pekerjaan yang besar. Ia juga aktif di Senat mahasiswa sebagai ketua, yang memungkinkannya memulai berbagai kegiatan yang berhubungan dengan kunjungan ke tempat bersejarah, dan akhirnya menjadi awal dari KHI itu.

Setelah malang melintang bekerja di berbagai tempat, antara lain sebagai Site Manager di Museum Bank Mandiri, General Manager di Roemahku Heritage Hotel, hingga menjadi kepala di sebuah museum di Kota Solo, ia akhirnya memutuskan keluar dari "zona nyaman" untuk berkonsentrasi dengan scholarship pendidikan masternya dari PT Indika Energy Tbk di Bidang Komunikasi Perusahaan pada Universitas Paramadina Jakarta dan mengembangkan KHI hingga berhasil menghimpun lebih dari 24.000 anggota yang tersebar di seluruh Dunia.

Kini, masyarakat lebih mengenal Asep sebagai "guru sejarah keliling" karena kiprahnya di bidang pendidikan sejarah. Dia kerap diundang menjadi pembicara, guru tamu dan narasumber oleh berbagai instansi seperti sekolah, kampus, perusahaan dan berbagai institusi lain. Kemunculanya di Publik pertama kali sejak tahun 2003. Setelah itu, Asep sering diundang menjadi narasumber dan muncul di berbagai stasiun televisi, radio dan media massa lain seperti koran, majalah, tabloid, dll, baik dilevel nasional maupun international. Kiprah Asep yang mampu menggerakan masyarakat secara massal untuk mengunjungi situs2 pariwisata sejarah, budaya dan museum, kini ditiru oleh banyak anggotanya di seluruh Indonesia. Tak aneh jika Asep sering dijuluki sebagai pelopor "Historypreneur" dan "Heritagepreneur"-nya Indonesia.***

Source: http://id.wikipedia.org/wiki/Asep_Kambali

_______________

CONTACT HIM

  • Instagram: @AsepKambali
  • Contact Person: +62813.9420.7555
  • E-mail: [email protected]